Skip to main content

Function di PHP

 Halo teman - teman semua, setelah sekian lama tidak nulis artikel dikarnakan banyak tugas yang tak kunjung selesai, dan pikiran yang terus menerus main mobile legends, akhirnya saya putuskan tidak mengerjakan tugas dan tidak bermain mobile legends, mari nge-blog sampe mati..  "walaupun gak ada yang baca hehe".

Oke, pada kesempatan kali ini saya akan melanjut pembahasan pada artikel sebelumnya yang membahas dasar - dasar php, kali ini saya akan membahas yang agak spesifik tentang function pada php. "ingat, ini dasar lho yaa..".





Seperti biasa, saya sarankan kalian untuk mencari posisi santuy dulu, kalo ada kopi, sambil ngopi, kalo ada pundak, sambil nyender, tapi jangan baper. Oke.. Marikita mulai..

Function

Function digunakan untuk membuat blok program yang sering digunakan di dalam penulisan skrip PHP. Function tidak otomatis dipanggil saat halaman di load. Function hanya akan di eksekusi ketika sebuah function di panggil. Pemanggilan function ini dapat dilakukan berkali - kali setiap di butuhkan. Dengan demikian programer bisa dimudahkan dalam menyingkat skrip yang sering digunakan.
PHP telah menyediakan banyak sekali function yang siap digunakan, namun, programer dapat membuat function sendiri sesuai kebutuhan.

Function Dasar

Aturan membuat function :

function nama_function () {
        //kode
}

Nama function memiliki aturan yang sama dengan variabel, namun tanpa menggunakan $. Untuk memanggil function cukup sebutkan nama function, contoh :



Function dengan argumen

Jika dalam penggunaan function ingin menghasilkan program yang berbeda - beda, tetapi memiiki format yang sama, dapat menggunakan function yang disertai argumen, dimana argumen diletakan di dalam tanda kurung. Contoh :



Pada skrip di atas function memiliki satu argumen, yaitu $nama. Argumen function dapat lebih dari satu dengan dipisahkan tanda koma. Dalam pemanggilannya, nilai parameter pengganti argumen harus disertakan.
Sebuah argumen dapat memiliki nilai default, yaitu dengan menyebutkan nilainya sewaktu pembuatan function. Argumen yang memiliki nilai default tidak diwajibkan saat pemanggilan function.

Function dengan nilai kembalian

Sebuah function dapat mengembalikan suatu nilai, yaitu dengan perintah return. Function yang mengembalikan suatu nilai dapat digunakan sebagai nilai suatu variabel atau dapat ditampilkan langsung menggunakan perintah echo. Contoh :




Argumen kedua pada function di atas mempunyai nilai default. Pada pemanggilan pertama argumen tidak disebutkan, maka dianggap 10 sebagai nilai default.

Function untuk Operasi String

Untuk operasi string, php telah menyediakan berbagai function yang siap pakai. Berikut adalah function yang siap digunakan :

Function

Keterangan

addslashes(string)

Memberikan tanda \ pada karakter khusus seperti petik ganda, petik tunggal, dan sebagainya.

chr(ascii)

Menghasilkan karakter dari sebuah kode ASCII.

Explode(pemisah, string, balas)

Mengkonversi string menjadi array.

Htmlentities(string, flags, character_set, double_encode)

Mengkonversi html ke karakter tertentu.

Htmlspecialchars(string, flags, character_set, doble_encode)

Mengkonversi karakter tertentu ke html

Implode(pemisah, array)

Menghasilkan string dari satu array

Join(pemisah, array)

Menghasilkan string dari suatu array, alias dari suatu implode().

Lcfirst(string)

Mengkonversi karekter pertama string menjadi huruf kecil.

Ltrim(string, charlist)

Menghilangkan spasi atau karakter tertentu di sebelah kiri string

Md5(string, raw)

Enkripsi md5 dari sebuah string. Raw menentukan format output binary atau heksa decimal, di isi true atau false

Nl2br(string, xhtml)

Menyisipkan tag <br> pada setiap ganti baris dari sebuah string. Xhtml di isi true atau false

Number_format(number, decimal, pemisah decimal, pemisah ribuan)

Memformat angka menjadi ribuan

Printf(format, arg1, arg2, arg3, …)

Menghasilkan string dengan format tertentu

Rtrim(string, charlist)

Menghasilkan spasi atau karakter tertentu pada sebelah kanan string

Str_ireplace(dicari, pengganti, string, jumlah)

Mengganti beberapa karakter pada sebuah string dengan membedakan  besar kecil nya huruf

Str_shuffle(string)

Mengacek karakter pada sebuah string

Str_word_count(string, return, char)

Menghasilkan jumlah karakter dari sebuah string

Stripslashes(string)

Mengembalikan perintah addslashes()

Strlen(string)

Menghasilkan panjang sebuah string

Strrpos(string, dicari, mulai)

Menghasilkan posisi terakhir sebuah string pada suatu string. Versi case-insensitive menggunakan strripos()

Strtolower(string)

Mengkonversi string ke huruf kecil semua

Strtoupper(string)

Mengkonversi string ke huruf besar semua

Substr(string, mulai, panjang)

Menghasilkan bagian dari sebuah string

Trim(string, charlist)

Menghilangkan spasi atau karakter lain di awal maupun akhir string

Ucfis(string)

Mengubah huruf pertama string menjadi kapital

Ucwords(string)

Mengubah hruf pertama setiap kata dari sebuah string menjadi huruf kapital


Function untuk operasi tanggal

Function untuk operasi tanggal perlu penjelasan khusus, sehingga masing - masing function dibahas sendiri.

Function date
Function ini digunakan untuk mencetak tanggal dengan format tertentu. Format tanggal ditulis di dalam kurung. Beberapa huruf yang dapat digunakan untuk menulis format tanggal yaitu sebagai berikut :

Time :
a : am atau pm
A : AM atau PM
g : jam tanpa 0 di depan, bernilai antara 1 - 12
G : jam tanpa 0 di depan, bernilai antara 0 - 23
h : jam dengan 0 di depan, bernilai antara 1- 12
H : jam dengan 0 di depan, bernilai antara 00 - 23
i : menit dengan 0 di depan, bernilai antara 00 - 59
s : detik dengan 0 di depan, bernilai antara 00 - 59

Day :
d : tanggal dengan 0 di depan, bernilai antara 01 - 31
j : tanggal tanpa 0 di depan, bernilai antara 1 - 31
D : hari dalam mingguan, bernilai antara Sunday - Saturday
w : hari dalam mingguan tanpa 0 di depan, bernilai antara 0 - 6
z : hari dalam tahunan tanpa 0 di depan, bernilai antara 0 - 365

Mont :
m : bulan dengan 0 di depan, bernilai antara 01 - 12
n : bulan tanpa 0 di depan, bernilai antara 1 - 31
M : singkatan dari bulan, bernilai antara Jan - Dec
F : nama bulan lengkap, bernilai antara January - December
t : jumlah hari dalam sebulan, bernilai antara 28 - 31

Year :
L : 1 jika melompati tahun dan 0 jika tidak
Y : tahun dengan empat digit
y : tahun dengan 2 digit

Contoh penerapan :




Function mktime()
Function ini digunakan untuk membuat timestamp dengan format sintaks sebagai berikut :

mktime (hour, minute, secound, mont, day, year);




Selain dua function yang sering di pake di atas, ada beberapa function lagi yang berkenaan dengan penggunaan tanggal, yaitu date_default_timezone_set() untuk menentukan timezone dan strtotime() untuk mengubah string menjadi format tanggal atau waktu.

Function untuk operasi matematika

Untuk operasi matematika, banyak sekali function yang dapat digunakan. Berikut ini fungsi dari masing - masing function :

Function

Keterangan

Abs(number)

Menghasilkan angka positif dari sebuah angka

Acos(number)

Menghasilkan nilai acos

Asin(number)

Menghasilkan nilai asin

Bindec(binary_string)

Mengkonversi angka biner ke decimal

Atan(number)

Menghasilkan nilai atan

Ceil(number)

Pembulatan angka ke atas

Cos(number)

Menghasilkan angka cosinus

Decbin(number)

Mengkonversi angka decimal ke biner

Dechex(number)

Mengkonversi angka decimal ke heksadesimal

Decoct(number)

Mengkonversi angka decimal ke octal

Deg2rad(number)

Mengkonversi derajat ke radian

Floor(number)

Pembulatan angka ke bawah

Hexdex(hex_string)

Mengkonversi angka octal ke decimal

Log(number)

Menghasilkan nilai log

Max(array|list nilai)

menghasilkan angka tertinggi dalam sebuah array atau daftar angka yang di tentukan

Min(array|list nilai)

menghasilkan angka terendah dalam sebuah array atau daftar angka yang di tentukan

Octdec(oct_string)

Menghasilkan angka octal ke desimal

Pi()

Menghasilkan nilai pi

Pow(number1, number2)

Memangkatkan bilangan pertama dengan bilangan kedua

Rad2deg(number)

Mengkonversi radian ke derajat

Rand()

Menghasilkan angka secara acak

Round(number, presisi, mode)

Membulatkan nilai decimal. Mode dapat di isi PHP_ROUND_HALF_UP, PHP_ROUND_HALF_DOWN, PHP_ROUND_HALF_EVEN, PHP_ROUND_HALF_ODD

Sin(number)

Menghasilkan nilai sinus

Sqrt(number)

Menghasilkan akar kuadrat

Tan(number)

Menghasilkan nilai tangen


Contoh :



Function untuk penanganan file

PHP digunakan untuk manipulasi direktori maupun file. function - function yang digunakan untuk keperluan tersebut, diantaranya sebagai berikut :

Function

Keterangan

Basename(path, suffix)

Menghasilkan nama file dari sebuah path

Chgrp(file, group)

Mengubah file group

Chmod(file, mode)

Mengubah file mode

Chown(file, owner)

Mengubah file own

Copy(file, file_tujuan)

Meng-copy file

Dirname(path)

Menghasilkan nama direktori dari sebuah path

Disk_free_space(direktori)

Menghasilkan sisa kapasitas penyimpanan dari sebuah direktori

Disc_total_space(direktori)

Menghasilkan  total kapasitas penyimpanan sebuah direktori

Fclose(file)

Menutup file yang sedang di buka

Foef(file)

Mengecek akhir sebuah file yang di buka

Fgetc(file)

Menghasilkan karakter dari file yang di buka

Fgets(file, panjang)

Menghasilkan baris dari sebuah file yang di buka

Fgetss(file, panjang, tag)

Menghasilkan baris dengan menghapus tag HTML dan PHP dari file yang di buka

File(path, include_path, context)

Membaca file ke dalam sebuah array

File_exists(path)

Mengecek keberadaan file

File_get_contents(path, include_path, context, awal, panjang_maksimal)

Membaca file ke dalam sebuah string

File_put_contets(file, data, mode, context)

Menuliskan string ke dalam sebuah file

Fileatime(nama file)

Menghasilkan waktu terakhir file di akses

Filectime(nama file)

Menghasilkan waktu terakhir waktu diubah

Filegroup(file name)

Menghasilkan id grup sebuah file

Filemtime(nama file)

Menghasilkan waktu terakhir file dimodifikasi

Fileowner(nama file)

Menghasilkan id user sebuah file

Fileperms(nama file)

Menghasilkan permission sebuah file

Filesize(nama file)

Menhasilkan ukuran sebuah file

Filetype(nama file)

Menghasilkan tipe sebuah file

Flock(file, lock, block)

Mengunci dan membebaskan sebuah file, lock dapat di isi LOCK_SH, LOCK_EX, LOCK_UN, LOCK_NB

Fopen(nama file, mode, include_path, context)

Membuka file atau membuat file jika file tidak ada

Fputs(file, string, panjang)

Menuliskan sesuatu pada file yang di buka

Fread(file, panjang)

Membaca dari file yang di buka

Fseek(file offset, whence)

Melakukan pencarian pada file yang di buka. Whence dapat di isi SEEK_SET, SEEK_CUR, SEEK_END

Fstat(file)

Menghasilkan informasi tentang file yang di buka

Ftell(file)

Menghasilkan posisi saat ini dari file yang di buka

Fwrite(file, string, length)

Menuliskan sesuatu pada file yang dibuka

Is_dir(file)

Mengecek apakah sebuah file direktori

Is_executable(file)

Mengecek apakah sebuah file executable

Is_file(file)

Mengecek apakah sebuah file merupakan file biasa

Is_link(file)

Mengecek apakah file sebuah link

Is_readable(file)

Mengecek apakah sebuah file readable

Is_uploaded_file(file)

Mengecek apakah sebuah file sudah ter upload

Is_writable(file)

Mengecek apakah sebuah file writeale

Mkdir(path, mode, recursive, context)

Membuat direktori

Move_uploaded_file(file, lokasi_baru)

Memindahkan file yang terupload ke sebuah direktori

Pathinfo(path, option)

Menghasilkan informasi sebuah path

Realpath(path)

Menghasilkan absolute pathname

Realpath_chache_get()

Menghasilkan entri chache sebuah realpath

Realpath_chache_size()

Menghasilkan ukuran chache sebuah realpath

Rename(nama lama, nama baru, context)

Mengubah nama file atau direktori

Rmdir(direktori, context)

Menghapus direktori yang kosong

Tmpnam(direktori, prefix)

Membuat nama unik temporary file

Tmpfile()

Mengubah nama unik temporary file

Unmask(mask)

Mengubah permission sebuah file

Unlink(nama file, context)

Menghapus sfile



Dah dulu lah, kalo ada waktu kita lanjut ke variable superglobal.

Jangan lupa tetap malas dan jangan pernah semangat.

See you.

Comments

Popular posts from this blog

Cara melihat CCTV SPC di PC atau Laptop menggunakan SCMS

Pertama kita instal dulu software SCMS nya, biasa nya sudah ada CD yang berisikan software di dalam dus UVR/DVR, instal seperti biasa, jika sudah selesai buka software SCMS. Gambar di atas adalah tampilan awal SCMS.  Untuk password tidak usah di isi dan langsung klik login. Setelah anda klik login selanjut nya akan muncul seperti gambar di atas, disini kita klik Device Manager untuk menambahkan device baru. Gambar di atas adalah tampilan dari menu  Device Manager, untuk menambahkan device baru  kita pilih Manual Add, letak nya ada di pojok kiri bawah. Setelah kita klik Manual Add akan muncul tampilan gambar seperti di bawah ini  Isi Device name bebas terserah anda, Connect Mode ubah menjadi Cloud ID, isi Cloud ID menggunakan serial number yang ada di DVR/UVR, biasa nya berada di bagian bawah DVR, atau jika masih ada kardus nya ada di bagian atas kardus UVR, dan apabila tidak ada dua2 nya, bisa di lihat di menu network UVR/DVR tepat nya di bagian P2

Pengertian POAC, SMART dan SWOT

Assalamualaiku, pada kesempatan kali ini saya akan sedikit berbagi tentang " POAC, SMART dan SWOT ". Biasanya semua itu ada di pelajaran manajemen. Langsung aja kita bahas satu persatu. 1. Apasih manajemen itu ? Manajemen  adalah seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi Mary Parker Follet ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.Manajemen belum memiliki definisi yang luas dan diterima secara universal.  ( sumber ) 2. Apasih POAC itu ? POAC.  Adalah kepanjangan dari Planning , Organiting , Actuating dan Con

Bikin Form Login di Java (Netbeans)

Assalamu'alaikum wr wb. Pada kesempatan kali ini saya akan sedikit berbagi tutorial membuat form login di java (Netbeans). Gambar di atas adalah tampilan menu design dari form login. cukup sederhana bukan hhe Oke langsung aja masuk ke tahap pertama pembuata form login. 1. Buatlah 3 buah Label, Label ini berfungsi untuk pemberian nama seperti judul, username, dan password, cara mengubah nama di Label bisa dengan cara double klik dan ubah nama nya. Label sendiri terletak di bagian Swing Controls dan bernama Label. 2. Langkah keduan adalah dengan membuat 1 buah Text Field, disini Text Field berfungsi untuk menampung inputan user dalam memasukan username. Sama hal nya dengan Label, Text Field juga bisa di edit dengan cara double klik dan hapus semua huruf nya. Agar Text Field mudah di panggil ubah nama variable nya dengan cara klik kanan di Text Field nya lalu pilih change variable name, setelah itu edit namanya sesuai yg anda inginkan. Disini saya merubah namanya menjadi